Perubahan dan Pilihan

Posted: June 13, 2011 in HIKMAH

Secara biologis kita berawal dari pertemuan antara sel kelamin kedua orang tua kita, yaitu bertemunya satu sel sperma dengan satu sel ovum. Untuk dapat berhasil bertemu dengan satu sel ovum, sel-sel sperma akan bersaing satu dengan lainnya agar dapat bertahan dan bertemu dengan sel ovum. Jadi, hanya sel sperma yang terpilih yang dapat bertemu dengan sel ovum. Sel sperma pilihan inilah yang akan bertemu dengan sel ovum dan akan menyebabkan terjadinya pembuahan setelah bertemu dengan sel ovum.

Kita sadari atau tidak dalam hidup kita kita tak pernah terlepas dari perubahan dan pilihan. Bayangkan, dahulu kita masih bayi. Ibu kita memilihkan dan memberikan gizi yang baik untuk kita sehingga kita bisa tumbuh dan menjadi kita seperti saat ini. Mungkin, saat kita masih bayi hingga anak-anak, kita masih dipilihkan untuk suatu hal. Namun, seiringnya berjalannya waktu terdapat perubahan, kita berubah menjadi bisa berpikir dan bisa memilih untuk kita sendiri. Bersyukurlah, dengan orang tua yang memilihkan perubahan untuk anaknya suatu perubahan untuk berfikir dan berubah menjadi lebih baik.

Sang Pencipta menciptakan memang menciptakan segala sesuatu itu berpasang-pasangan. Dalam surat Adz Dzaariyaat ayat 51 Allah mengatakan “Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah”.

Barusan saja berkomunikasi dengan salah seorang teman di facebook, dan aku melihat info pekerjaannya berubah. Dan aku bertanya, kenapa pindah kerja, dia cuma menjawab karena pengen ganti suasana saja, terus dia tertawa. Aku hanya mengirim smile emotion dan mengatakan “Iya, hidup ini adalah sebuah perubahan dan pilihan dan mudah-mudahan perubahan dan pilihannya menuju ke arah yang lebih baik”.

Dalam setiap perubahan tersebut ada yang kita tinggalkan dan akan ada yang baru yang akan kita tuju. Kita meninggalkan jejak apa dan menuju apa adalah sebuah pilihan. Jejak langkah yang baik akan menjadi teladan dan akan memberikan warna indah bagi kita dan orang-orang di sekitar kita. Jejak langkah yang baik akan memberikan buah yang manis saat ini maupun di akhirat kelak, karena itu sudah janji Allah kepada hamba-hambanya yang berbuat kebajikan. Sedangkan sebaliknya, jejak langkah yang buruk juga merupakan sebuah pilihan.

Jika kita melihat dengan mata hati kita dan kita sadari, sebenarnya mata hati kita pasti akan cenderung melihat dan menyuruh pada hal kebaikan. Namun, kadang kala itu menjadi kabur karena pandangan mata kita yang di sponsori oleh nafsu dan akal. Sekali lagi, di sini juga kita ditantang untuk memilih, apakah kita memilih untuk memperturutkan hawa nafsu kita di banding kata hati kita.

Pilihan mu akan membawa mu pada perubahan. Dan, perubahan itu merupakan sebuah pilihan. Maka, pilihlah sebuah perubahan yang menuju pada perubahan yang lebih baik dari saat ini. Karena, merugilah orang-orang yang hari ini tidak ada perubahan sikapnya dari hari kemarin, karena, meskipun sikapnya tidak berubah, ada satu yang aka terus berubah, yaitu usia, usia bertambah, berarti, jatah hidup didunia berkurang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s