Masih Belajar dan akan Terus Belajar

Posted: October 24, 2011 in BIIDP

Tidak ada kata berhenti untuk belajar, kecuali nyawa kita sudah dicabut, dan itu pun, saat-saat di mana nyawa kita akan kembali kepada Sang Pemilik nyawa tersebut, bisa menjadi pembelajaran bagi orang-orang yang masih hidup…๐Ÿ™‚

Saat kita terlahir ke dunia, suara tangisan kita pasti akan memecah susana di sekitar saat ibu kita melahirkan. Mungkin, itulah komunikasi pertama yang bisa kita lakukan ketika meninggalkan alam kandungan.

Setelah sekian lama dalam perawatan orang tua kita, akhirnya kita mulai bisa tersenyum, tertawa, dan bisa menyebut satu atau dua kata. Pernahkah ada bayi yang lahir ke bumi ini, begitu lahir bisa langsung ngobrol-ngobrol sama ayah atau ibunya?? hehhehehe… pasti nggak ada. Kecuali mungkin pada nabi terdahulu yang diberi mukzizat.

Ada pepatah mengatakan ‘Tuntutlah ilmu dari ayunan hingga ke liang lahat’. Ilmu di sini bukan hanya berarti ilmu yang diperoleh dari pendidikan formal, hanya sedikit ilmu yang kita peroleh dari pendidikan formal, namun, kita akan memperoleh ilmu lebih banyak dari diri kita, serta alam di sekitar kita, jika kita mau berfikir dan mengkajinya. Tak ada satu pun yang sia-sia dibalik penciptaan makhluk yang ada di jagat raya ini, hanya kita saja, yang mungkin belum bisa mengungkap rahasia dibalik tabir itu semua.

Cobalah sejenak mereview perjalanan hidup yang sudah kita jalani. Ingat masa kecil kita, dan bandingkan dengan kita saat ini. Mudah-mudahan pemikiran kamu saat kamu kecil dulu dan sekrang ada perbedaan, jika tidak, kamu bisa dikatakan orang yang blablabla… hehhe..

Belajar, nggak kan ada yang perna melarang, kecuali belajar ilmu yang terlarang, dan digunakan untuk hal-hal yang terlarang menurut agama. Bebas untuk mempelajari ilmu yang dianugerahkan oleh Sang Pemilik Ilmu. Karena nggak bakal habis deh ilmunya Allah untuk dipelajari. Jika air laut dijadikan tinta dan batang pohon-pohon dijadikan penanya, gak bakal cukup untuk menuliskan semua ilmu Allah. Coba bayangkan?? Kan sayang kalau kita nggak mengambil kesempatan ini!

Belajar nggak hanya di sekolah atau pun kampus. Diri kita, dan alam ini adalah pembelajaran. Pengalaman sudah menunjukkan, dengan berkuliah selama empat tahun belum ada yang bisa memberikan hasil apa pun berupa materi, namun, ilmu-ilmu yang bukan diperoleh dari dunia perkampusan, eh malah lebih dahulu bisa menyumbangkan hasil berupa materi…๐Ÿ™‚ Syukur Alhamdulillah… bisa paling tidak nambah uang sehari-hari..

Belajarlah, apa pun itu, yang penting bermanfaat dan tak akan ada ruginya, yang rugi adalah orang yang tidak mau belajar. Dan belajar itu dimulai dari membaca, memikirkannnya dan mengaplikasikannya dan bisa berguna bagi kita semua.

Selamat belajar…..!!!

Comments
  1. saya sendiri says:

    saya suka judulnya.. jadi malu, soalnya saya malas belajar๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s